Sabtu, 08 Oktober 2016

PESAN PAUS AGAR KIT MENJADI MURID YANG MISIONER

Apakah  yang dimaksudkan oleh  Paus sebagai murid yang misioner ?> yaitu murid yang selalu berelasi dengan Allah dan kemudian mewartakan dan jangan dibalik, orang yang tak pernah berelasi dengan Allah tak mungkin bisa mewartakan Allah.  Pergi untuk mewartakan ke ujung dunia adalah Amanat  Yesus Kristus kepada para rasul untuk pergi ke ujung dunia (kis.1:8)

Ada beberapa dokumen yang menghendaki agar kita menjadi  murid-murid yang misioner
1.    Dalam keutamaan sakramen baptis yang diterima, setiap anggota umat allah ditobatkan menjadi muri-murid yang berjiwa misionaris ( lih. Mat 28:19). Setiap orang yang telah dibabptis, apapun perannya dalam gereja dan sedalam apapun derajat imannya, adalah seorang agen pewarta kabar Gembira (EG.120).

2.    Yang hendak saya anjurkan ( Paus Fransiskus, pen) dengan sangat adalah sesuatu yang semakin  sejalan dengan garis pertimbangan Injili. Yang dimaksdukan adalah cara seorang murid yang misioner, suatu pendekatan yang menggali sumbernya dari terang dan kekuatan Roh Kudus, serta senantiasa berada dalam pemeliharaan-Nya (EG 50).

3.    Gereja pada dirinya sendiri adalah seorang murid yang misioner (EG 40 )

4.    Murid misoner menyuadari bahwa pengertiannya mengenai Injil serta kemampuanya untuk mempertimbangkan jalan jalan  Roh Kudus juga harus tumbuh , dan dengan demikian ia melakukan   kebaikan sebisanya, bahkan jika dalam prosesnya, sepatunya terkena lumpur jalanan (EG.45).

Murid yang misioner harus keluar dari zona nyaman, keluar untuk menjemput tantangan.  Di Alkitab, kisah gerak keluar  seperti yang diinginkan Paus kita jumapai dalam panggilan Abraham (Kej 12:1-3), Musa ( Kel. 3:10) sampai dengan nabi Yeremias ( Yer 1:7). Dalam kisah Itu Allah memerintahkan untuk meninggal zona nyaman untuk menempuh zona baru yang penuh tantangan.

Dasar panggilan Yesus kepada para murdi  tak lain karena hakekat, sang  Sabda yang adalah juga utusan Allah  “ marilah kita pergi ke kota-kota yang berdekatan supaya  Aku  memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang (mrk 1:38).

Menurut paus hakekat Gereja sebagai murid misoner tak berhenti dengan naiknya Yesus ke surga.  Sebelumnya Yesus  telah menjanjikan  bahwa akan ada penolong  yang akan membantu para murid untuk  melaksanakan tugas pewartaan mereka ( Yoh 16:7) janji itu menjadi nyata pada saat  Roh Kudus atas diri para Rasul dalam peristiwa Pentakosta ( Kis 2:1-13)

Jadi setiap orang yang t elah dibaptis menjadi anggota  Gereja katolik oleh karena imannya, ia dipanggil untuk mewartakan kabar  Gembira sekaligus  dipanggil  untuk menjadi murid  yang missione

Tidak ada komentar:

Posting Komentar